Pencarian

Demam Piala Dunia 2026 di Ternate Dongkrak Omzet Pedagang Musiman, Jersi Timnas Besar Jadi Buruan

Minggu, 31 Mei 2026 • 11:11:01 WIB
Demam Piala Dunia 2026 di Ternate Dongkrak Omzet Pedagang Musiman, Jersi Timnas Besar Jadi Buruan
Pedagang musiman di Ternate manfaatkan demam Piala Dunia 2026 dengan menjual jersi timnas populer.

TERNATE — Geliat ekonomi musiman kembali terasa di pusat Kota Ternate, Maluku Utara, menjelang perhelatan Piala Dunia 2026. Sepanjang Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, trotoar dan bahu jalan berubah warna-warni oleh jersi, bendera, dan gantungan kunci dari puluhan negara peserta.

Para pedagang memanfaatkan momen ini sejak dua pekan lalu. Subhan, salah satu penjual kaos olahraga di lokasi, mengaku pesanan mulai mengalir deras jauh sebelum turnamen bergulir.

Dua Kali Lipat Omzet, Jersi Timnas Besar Paling Dicari

"Sejak dua minggu lalu sudah banyak yang pesan. Kebanyakan mereka mencari kaos timnas besar yang punya banyak pendukung di Ternate, seperti Jerman, Belanda, Inggris, Spanyol, dan Argentina atau Brazil," ujar Subhan.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk anak-anak, jersi dibanderol Rp50 ribu hingga Rp75 ribu per lembar. Sementara ukuran dewasa dijual Rp100 ribu sampai Rp150 ribu per lembar, tergantung kualitas bahan.

Lonjakan pembeli berdampak langsung pada pendapatan harian. Subhan menyebut, jika hari biasa penjualan aksesoris klub lokal Malut United hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, kini ia bisa mengantongi hingga Rp400 ribu per hari.

Produk Lokal Buatan Dalam Negeri, Permintaan dari Luar Ternate

Hal senada diungkapkan Dewi, pedagang aksesoris di kawasan Gamalama. Ia mengatakan permintaan bendera dan jersi terus meningkat sejak awal pekan. Yang menarik, pembeli tak hanya datang dari warga Ternate.

"Pembeli sangat ramai, bahkan ada yang membeli dalam jumlah banyak untuk dijual kembali di daerah Tobelo, Bacan, Weda, Tidore hingga daerah-daerah lain di Maluku Utara. Keuntungan naik hingga dua kali lipat dari hari biasanya," kata Dewi.

Dewi menambahkan, seluruh produk yang ia jual merupakan buatan dalam negeri. Kondisi ini diprediksi bakal bertahan hingga turnamen resmi bergulir pada 11 Juni mendatang, dan mencapai puncaknya saat babak final pada 19 Juli 2026.

Piala Dunia edisi ke-23 ini menjadi edisi spesial. Untuk pertama kalinya, turnamen digelar bersama oleh tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Jumlah peserta pun melebar menjadi 48 tim nasional dengan total 104 pertandingan.

Bagikan
Sumber: indotimur.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks