Pencarian

Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub Usul Pembangunan Pabrik Pengolahan Kelapa ke Kementan, Siapkan Lahan 48.843 Hektare

Rabu, 24 Juni 2026 • 16:18:01 WIB
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub Usul Pembangunan Pabrik Pengolahan Kelapa ke Kementan, Siapkan Lahan 48.843 Hektare
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub mengajukan pembangunan pabrik pengolahan kelapa ke Kementerian Pertanian.

SOFIFI — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur tidak hanya mengandalkan luas perkebunan eksisting 45.602 hektare. Dalam pertemuan dengan Kementerian Pertanian, Bupati Ubaid Yakub menyodorkan data lahan potensial seluas 48.843 hektare yang bisa segera ditanami kelapa unggul. Angka itu sekaligus menjadi dasar permohonan bantuan bibit unggul dan pembangunan pabrik pengolahan kelapa terintegrasi.

Lahan 94.445 Hektare Jadi Modal Hilirisasi

Kepada Dirjen Perkebunan Abdul Roni Angkat, Bupati Ubaid memaparkan bahwa total potensi perkebunan kelapa di Halmahera Timur mencapai 94.445 hektare jika lahan eksisting dan lahan baru digabungkan. “Halmahera Timur memiliki potensi perkebunan kelapa yang sangat besar. Dengan dukungan pembangunan pabrik pengolahan kelapa dan bantuan bibit unggul, kami optimistis sektor perkebunan dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam pertemuan itu.

Ubaid didampingi Sekretaris Daerah Halmahera Timur, Ricky Chairul Ricfat. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komitmen daerah untuk memperkuat hilirisasi komoditas perkebunan, sejalan dengan Asta Cita Presiden yang mendorong pengolahan hasil bumi di dalam negeri.

Surat Permohonan Resmi Segera Dikirim

Menanggapi usulan tersebut, Dirjen Perkebunan Abdul Roni Angkat meminta Pemkab Halmahera Timur segera menyampaikan surat permohonan resmi. Dokumen itu harus dilengkapi data potensi perkebunan secara rinci sebagai dasar tindak lanjut teknis.

Sekda Ricky Chairul Ricfat berharap usulan ini mendapat perhatian serius pemerintah pusat. Jika tidak bisa direalisasikan pada tahun anggaran berjalan, ia meminta agar program tersebut masuk dalam agenda pembangunan tahun depan. “Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti. Jika belum memungkinkan tahun ini, semoga pada tahun depan pembangunan pabrik kelapa di Halmahera Timur dapat direalisasikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan pengembangan ekonomi daerah,” kata Ricky.

Dampak bagi Petani dan Ekonomi Lokal

Selama ini, petani kelapa di Halmahera Timur menjual kopra dalam bentuk mentah dengan harga fluktuatif. Kehadiran pabrik pengolahan diharapkan memotong rantai distribusi dan menyerap hasil panen dengan harga lebih stabil. Produk turunan seperti minyak kelapa murni (VCO), desiccated coconut, dan briket tempurung kelapa punya pasar ekspor yang menjanjikan.

Sebagai salah satu kabupaten terluas di Maluku Utara, Halmahera Timur memiliki infrastruktur perkebunan yang terus dibenahi. Dukungan pusat untuk pabrik pengolahan dinilai menjadi kunci agar komoditas daerah tidak lagi dijual murah ke luar provinsi.

Bagikan
Sumber: cermat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks