Pencarian

Dosen FIB Unkhair Ajak 32 Siswa MI di Ternate Cinta Rempah Lewat Cerita Anak dan Aktivitas Kreatif

Kamis, 02 Juli 2026 • 22:41:01 WIB
Dosen FIB Unkhair Ajak 32 Siswa MI di Ternate Cinta Rempah Lewat Cerita Anak dan Aktivitas Kreatif
Tim dosen FIB Unkhair memperkenalkan rempah kepada siswa MI Hidayatullah Ternate melalui cerita anak dan aktivitas kreatif.

TERNATE — Tim dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun menggelar program pengabdian kepada masyarakat (PkM) di MI Hidayatullah Kota Ternate dengan pendekatan yang berbeda. Alih-alih ceramah di kelas, mereka memilih cerita anak dan aktivitas kreatif untuk memperkenalkan pala, cengkih, kayu manis, dan jahe kepada 32 siswa.

Kegiatan ini merupakan respons atas mulai lunturnya pengetahuan generasi muda tentang rempah sebagai identitas budaya. Ternate, yang dikenal sebagai Kota Rempah dan pusat perdagangan rempah dunia, dinilai perlu memiliki inovasi pembelajaran agar warisan itu tidak hanya menjadi cerita masa lalu.

Cerita Anak Jadi Pintu Masuk Pengenalan Rempah

Kegiatan diawali dengan sesi pengenalan rempah-rempah khas Maluku Utara. Setelah itu, siswa diajak mendengarkan cerita anak bertema rempah yang sarat nilai kejujuran, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa ingin tahu.

“Rempah bukan hanya hasil alam yang memiliki nilai ekonomi, tetapi juga bagian dari sejarah dan identitas budaya Maluku Utara,” ujar Ratna, ketua tim pengabdian dari FIB Unkhair. “Melalui cerita dan aktivitas kreatif, kami ingin siswa mengenal rempah dengan cara yang menyenangkan sehingga tumbuh rasa bangga dan keinginan untuk melestarikannya sejak dini.”

Antusiasme Siswa dan Harapan Keberlanjutan Program

Para siswa tidak hanya duduk mendengar. Mereka diajak mengikuti aktivitas kreatif berbasis rempah yang membuat pembelajaran lebih interaktif. Kepala MI Hidayatullah Kota Ternate, Dermawan Surya Kencana, mengapresiasi metode yang digunakan tim dosen.

“Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap sesi. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan karena sangat bermanfaat dalam mengenalkan budaya daerah kepada generasi muda,” kata Dermawan.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperkuat pendidikan karakter berbasis potensi lokal. Selain itu, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas dan Tujuan 11 tentang pelestarian warisan budaya.

Tim pengabdian berharap kegiatan ini menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara Universitas Khairun dan MI Hidayatullah. Ke depan, program serupa diharapkan bisa menjangkau lebih banyak sekolah di Ternate agar kecintaan terhadap rempah tidak hanya ditanamkan, tetapi juga dirawat sejak usia dini.

Bagikan
Sumber: halmaheranesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks