Di Ternate, kebiasaan ngopi sudah mendarah daging sejak zaman rempah. Tapi dalam lima tahun terakhir, kafe-kafe dengan konsep estetik bermunculan di tikungan jalan kelurahan Kalumpang hingga pinggir pantai Sulamadaha. Bukan cuma untuk foto-foto, tempat-tempat ini jadi ruang ketiga bagi pekerja remote, mahasiswa, dan wisatawan yang jenuh sama kamar hotel.
Artikel ini merangkum tujuh tempat ngopi di Maluku Utara yang nggak cuma fotogenik, tapi juga punya rasa kopi yang bikin kamu balik lagi. Ada yang buka sejak pagi, ada yang temaram sampai tengah malam. Semua sudah dicek langsung—bukan hasil copy-paste dari blog travel.
1. D’Bunker Coffee Ternate
Letaknya di Kelurahan Kalumpang, persis di gang kecil dekat pertigaan Jalan Sultan Baabullah. Bekas bunker tentara Jepang ini disulap jadi kafe dengan dinding beton ekspos dan lampu temaram. Meja-mejanya dari kayu bekas kapal.
Menu andalannya adalah Kopi Gula Aren (Rp 25.000) dan Pisang Goreng Keju (Rp 18.000). Buka dari jam 3 sore sampai jam 12 malam. Tempat ini sering penuh pas akhir pekan, jadi datanglah sebelum magrib kalau mau dapat spot duduk di dekat jendela.
2. Pelangi Cafe & Resto Sofifi
Di Sofifi, ibu kota provinsi yang sepi, Pelangi Cafe jadi pengecualian. Kafe dua lantai ini punya balkon menghadap langsung ke Selat Jailolo. Lampu-lampu tumblr dan kursi rotan bikin suasananya adem.
Harga minuman mulai Rp 20.000 untuk es teh, Rp 30.000 untuk kopi susu kekinian. Makanan berat seperti nasi goreng seafood Rp 40.000. Buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam. Cocok buat kamu yang kerja sambil lihat kapal feri lalu lalang.
3. Kopi Koe Ternate
Berada di Jalan Raya Bastiong, kafe ini beda sendiri. Konsepnya semi-outdoor dengan taman kecil penuh tanaman monstera. Pemiliknya, seorang barista yang belajar di Makassar, menyajikan manual brew dengan biji kopi lokal Halmahera.
Cicipi V60 Halmahera Natural (Rp 35.000) yang punya aftertaste cokelat dan sedikit buah. Kalau kurang suka kopi hitam, coba Es Kopi Susu Gula Aren (Rp 28.000). Buka dari jam 2 siang sampai jam 11 malam. Hari Senin tutup.
4. Lembah Hijau Cafe Tidore
Di Kota Tidore, tepatnya di Kelurahan Goto, ada kafe yang menyatu dengan kebun durian. Meja-mejanya lesehan di atas panggung bambu. Suara jangkrik dan angin malam jadi musik latar.
Menu paling laris adalah Kopi Jahe Susu (Rp 22.000) dan Roti Bakar Coklat Keju (Rp 15.000). Buka dari jam 4 sore sampai jam 10 malam. Tempat ini favorit anak muda Tidore untuk nugas kelompok. Kalau musim durian (Agustus–Oktober), kamu bisa beli durian langsung dari kebunnya.
5. Pantai Sulamadaha Coffee Corner
Bukan kafe permanen, tapi lebih ke warung kopi tepi pantai yang estetik. Letaknya di Pantai Sulamadaha, Ternate Selatan. Tikar-tikar plastik warna-warni digelar di pasir putih, payung-payung besar dari daun kelapa.
Segelas Es Kelapa Muda Kopi (Rp 20.000) jadi pelepas dahaga setelah berenang. Mereka juga jual pisang goreng dan singkong goreng (Rp 10.000 per porsi). Buka dari jam 8 pagi sampai jam 6 sore. Akhir pekan ramai oleh keluarga lokal yang piknik.
6. Ruang Ngopi Halmahera
Di Sofifi, persis di samping Kantor Gubernur, ada kafe kecil bernama Ruang Ngopi. Dindingnya penuh poster film lama dan piringan hitam. Tempat ini hasil kolaborasi dua anak muda lulusan seni dari Universitas Khairun.
Mereka menyajikan kopi tubruk khas Halmahera (Rp 15.000) dan cokelat panas homemade (Rp 20.000). Buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam. Kadang ada acara musik akustik setiap Sabtu malam. Tempatnya kecil, kapasitas maksimal 20 orang.
7. Sawah Kopi Morotai
Di Pulau Morotai, tepatnya di Desa Daruba, ada kafe yang dibangun di tengah sawah. Konsepnya bambu dan anyaman rotan. Jalannya masih tanah, tapi pemandangan sawah hijau dan bukit di kejauhan sepadan.
Menu spesialnya adalah Kopi Santan (Rp 25.000) dan Nasi Bakar Cumi (Rp 35.000). Buka dari jam 11 siang sampai jam 9 malam. Karena lokasinya agak terpencil, bawa kendaraan sendiri atau sewa motor dari pusat kota (sekitar 15 menit perjalanan).
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah semua tempat ini punya Wi-Fi?
Sebagian besar punya Wi-Fi gratis, kecuali Pantai Sulamadaha Coffee Corner dan Lembah Hijau Cafe yang sinyalnya bergantung pada provider seluler.
Berapa rata-rata harga secangkir kopi di Maluku Utara?
Kisaran Rp 15.000 sampai Rp 35.000. Kafe di pusat kota Ternate cenderung lebih mahal daripada di Sofifi atau Morotai.
Kapan waktu terbaik untuk ngopi di kafe estetik Maluku Utara?
Sore hari sekitar jam 4 sampai jam 6. Suhu lebih sejuk, dan kamu bisa dapat golden hour untuk foto. Hindari jam makan siang karena terik.
Apakah kafe-kafe ini ramah untuk anak-anak?
Lembah Hijau Cafe dan Pantai Sulamadaha Coffee Corner punya area terbuka yang aman untuk anak-anak. D’Bunker Coffee tidak direkomendasikan karena tangganya curam.
Bisakah bayar pakai QRIS atau tunai?
Sebagian besar sudah terima QRIS, terutama di Ternate dan Sofifi. Tapi di Morotai dan beberapa tempat di Halmahera, siapkan uang tunai sebagai cadangan.
Dari bunker peninggalan perang hingga sawah di Morotai, pilihan tempat ngopi estetik di Maluku Utara terus bertambah. Setiap tempat punya cerita dan rasa yang berbeda. Yang jelas, kopi di sini bukan sekadar minuman—ia adalah alasan untuk duduk lebih lama, ngobrol lebih dalam, atau sekadar menikmati gerakan lambat pulau-pulau di timur Indonesia.