Pencarian

Repsol Lubricants Indonesia Hadir di Japanese Bike Fest Vol 3, Sesi Edukasi dan Konsultasi Mesin Jadi Andalan

Minggu, 05 Juli 2026 • 13:35:31 WIB
Repsol Lubricants Indonesia Hadir di Japanese Bike Fest Vol 3, Sesi Edukasi dan Konsultasi Mesin Jadi Andalan
Repsol Lubricants Indonesia menggelar sesi edukasi perawatan mesin motor klasik di Japanese Bike Fest Vol 3.

MALUKU UTARA — Japanese Bike Fest Vol 3 bukan sekadar pameran motor tua. Acara yang berlangsung selama tiga hari di Motovillage Jakarta ini menyedot perhatian komunitas motor klasik dari berbagai kota besar di Indonesia. Di tengah riuh knalpot dan deretan bodi retro, Repsol Lubricants Indonesia justru memilih fokus pada hal yang lebih teknis: bagaimana merawat mesin motor lawas agar tetap prima.

Engine Revival Session hingga Museum Experience untuk Pengunjung

Repsol menghadirkan beberapa aktivitas interaktif selama acara. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Engine Revival Session, sesi di mana mekanik dan teknisi Repsol mendemonstrasikan teknik perawatan mesin motor klasik. Ada pula Museum Experience, area pameran yang menampilkan koleksi motor autentik bernilai sejarah.

Pengunjung juga bisa mengikuti sesi konsultasi produk secara langsung. Tim Repsol membantu pemilik motor memilih jenis pelumas yang paling cocok berdasarkan karakteristik mesin dan gaya berkendara. Ini penting, mengingat motor lawas punya kebutuhan pelumasan yang berbeda dengan motor modern.

Head of Marketing Repsol: Komunitas Adalah Jembatan Industri

Head of Marketing Repsol Lubricants Indonesia, Alejandro Werd Alonso, menyebut partisipasi dalam Japanese Bike Fest bukan sekadar strategi pemasaran. Menurutnya, acara ini menjadi ruang yang mempertemukan passion, sejarah, dan budaya otomotif.

"Kami bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Di Repsol, kami percaya bahwa komunitas memiliki peran penting dalam mendorong perkembangan industri otomotif sekaligus menjaga warisan budaya berkendara tetap hidup untuk generasi berikutnya," ujar Alejandro dalam pernyataan resmi, Sabtu (5/7/2026).

Teknologi Balap Dunia untuk Motor Klasik

Alejandro menambahkan, pengalaman Repsol di ajang balap dunia menjadi modal utama dalam meracik produk perawatan. Teknologi pelumas yang dikembangkan dari sirkuit balap, kata dia, bisa diaplikasikan langsung ke motor jalan raya—termasuk motor-motor klasik yang butuh perlindungan ekstra.

"Kami tidak hanya ingin memperkenalkan teknologi pelumas Repsol yang lahir dari pengalaman di dunia balap, tetapi juga berbagi pengetahuan mengenai pentingnya perawatan kendaraan agar setiap motor dapat terus memberikan performa terbaiknya," jelas Alejandro.

Dampak bagi Komunitas dan Hubungan Jangka Panjang

Kolaborasi ini diharapkan bisa mempererat hubungan antara produsen pelumas dengan pengendara roda dua di Indonesia. Repsol membidik komunitas motor klasik sebagai segmen yang kerap terabaikan oleh merek pelumas besar, padahal potensinya cukup besar.

Dengan pendekatan yang lebih personal dan edukatif, Repsol ingin membangun loyalitas jangka panjang. Bukan hanya menjual produk, tetapi juga memberikan solusi perawatan yang sesuai dengan kebutuhan spesifik motor-motor lawas yang masih setia menemani pemiliknya di jalan.

Bagikan
Sumber: suara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks