MALUKU UTARA — Inggris harus bersiap menghadapi ujian terberat di Piala Dunia 2026. Tim besutan Thomas Tuchel akan berhadapan dengan Norwegia pada babak perempat final, dengan sorotan tajam tertuju pada ujung tombak mereka, Erling Haaland.
Penyerang berusia 25 tahun itu menjadi motor utama Norwegia menembus delapan besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Dari total tujuh gol yang ia cetak, dua di antaranya lahir saat Norwegia menyingkirkan Brasil 2-1 di babak 16 besar.
Efisiensi Mematikan: Hanya 4 Sentuhan, 2 Gol ke Gawang Brasil
Statistik Haaland saat melawan Brasil menjadi bukti betapa berbahayanya ia. Sepanjang laga, ia hanya mencatat empat sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Namun, ia mampu mengonversi dua peluang menjadi gol—satu di menit ke-79 untuk memecah kebuntuan, dan satu lagi lewat tendangan mendatar dari luar kotak penalti.
Legenda Inggris, Ian Wright, menilai efektivitas semacam ini kerap luput dari pengamatan lawan. "Orang-orang terus membicarakan berapa banyak sentuhan yang dia lakukan. Dia tidak perlu banyak melakukan sentuhan," ujar Wright kepada ITV.
Rekor 62 Gol dari 54 Laga, Hanya 6 dari Titik Penalti
Catatan Haaland bersama tim nasional senior Norwegia kini mencapai 62 gol dari 54 penampilan. Angka tersebut semakin impresif karena hanya enam gol di antaranya berasal dari titik putih. Sisanya ia cetak lewat permainan terbuka, menunjukkan insting tajam sebagai penyelesai akhir.
Produktivitasnya juga konsisten di laga kompetitif. Haaland selalu mencetak gol dalam 14 pertandingan kompetitif terakhir bersama Norwegia, dengan total 27 gol selama periode tersebut.
Kunci Laga: Memutus Suplai Bola, Bukan Sekadar Menjaga Haaland
Bagi Inggris, menghentikan Haaland bukan sekadar soal menjaga satu pemain. Thomas Tuchel harus menyusun strategi untuk memutus suplai bola dari lini tengah Norwegia sekaligus mengantisipasi pergerakan Haaland yang sangat efisien dalam memanfaatkan celah sekecil apa pun.
Haaland sebelumnya mencetak dua gol saat menghadapi Irak dan Senegal di fase grup. Ia diistirahatkan saat Norwegia kalah 1-4 dari Prancis, keputusan yang terbukti efektif karena ia tampil segar di fase gugur dan menjadi pahlawan kemenangan atas Pantai Gading serta Brasil.
Dengan torehan tujuh gol di turnamen ini, Haaland sejajar dengan Kylian Mbappe dan Lionel Messi di puncak daftar sementara peraih Sepatu Emas. Pertandingan Inggris vs Norwegia akan menjadi ujian apakah The Three Lions mampu meredam mesin gol paling efisien di dunia saat ini.