TERNATE — Tiga jenis tanaman, yakni glodokan, palem, dan tanjung, dipilih untuk ditanam di sejumlah titik yang dinilai masih minim peneduh di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unkhair. Pemilihan jenis pohon ini mempertimbangkan fungsi ekologis sekaligus estetika, mulai dari memperkuat ruang terbuka hijau, memberikan keteduhan, hingga mempercantik lanskap kampus.
Bagi para mahasiswa KKN, peringatan Dies Natalis ke-62 ini dimaknai sebagai momentum untuk meninggalkan jejak positif bagi lingkungan kampus. Mereka ingin memastikan bahwa usia institusi yang bertambah tidak hanya dirayakan dengan seremoni, melainkan dengan tindakan nyata yang berkelanjutan.
Investasi Masa Depan untuk Kampus Hijau
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama FIB yang juga Koordinator Penanaman Pohon dan Gerakan Kampus Dies Unkhair, Jainul Yusup, S.S., M.Hum., mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang memilih aksi lingkungan sebagai bentuk perayaan. Menurutnya, penanaman 40 pohon ini merupakan investasi masa depan untuk menciptakan kampus yang hijau, teduh, dan mendukung keberlanjutan lingkungan di area FIB.
“Kami sangat bangga dengan kepedulian yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKN. Penanaman 40 pohon ini bukan sekadar seremonial perayaan Dies Natalis ke-62 Unkhair, melainkan investasi masa depan untuk menciptakan kampus yang hijau, teduh, dan mendukung keberlanjutan lingkungan di area FIB,” ujar Jainul.
Pohon Ditanam di Titik Strategis Minim Peneduh
Koordinator KKN FIB, Muhrid Amin, menjelaskan bahwa jumlah dan jenis pohon telah disesuaikan dengan kebutuhan ruang hijau di lingkungan fakultas. Pohon-pohon itu ditempatkan pada titik-titik yang masih minim peneduh agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Sebanyak 40 pohon kami tanam di beberapa titik strategis yang masih minim peneduh. Kami ingin memastikan kehadiran mahasiswa KKN tahun ini meninggalkan jejak ekologis yang positif bagi generasi mahasiswa berikutnya,” kata Muhrid.
Semangat Kebersamaan Menghijaukan Kampus
Sufriyani Maswatu, salah seorang mahasiswa KKN, mengaku kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti menanam pohon. Baginya, ini adalah pengalaman membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan kampus yang menyatukan seluruh peserta.
“Kegiatan ini menyatukan kami semua. Kami berharap pohon-pohon yang kami tanam hari ini dapat tumbuh subur dan menjadi bagian dari sejarah perkembangan Kampus Unkhair yang semakin hijau di usianya yang ke-62,” harapnya.
Penanaman pohon berlangsung dengan melibatkan dosen, tenaga kependidikan (Tendik), dan mahasiswa. Melalui penghijauan ini, peringatan Dies Natalis tidak hanya dikenang melalui seremoni, tetapi juga melalui tindakan nyata yang memberi manfaat bagi lingkungan dan generasi mendatang.