MALUKU UTARA — Empat perusahaan yang akan dilebur adalah PNM Investment Management, BNI Asset Manajemen, BRI Manajemen Investasi, dan Mandiri Manajemen Investasi. Dalam struktur baru ini, Mandiri Manajemen Investasi ditetapkan sebagai entitas yang bertahan (surviving entity).
Rapat Pimpinan Danantara Putuskan Merger
Keputusan strategis ini diambil dalam rapat yang digelar pada Selasa (7/7). Rapat tersebut dihadiri oleh CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Dalam rapat itu, para pimpinan Danantara sepakat bahwa merger ini adalah langkah untuk memperkuat struktur kelembagaan dan tata kelola aset negara. "Streamlining itu bukan tujuan akhir. Yang paling penting adalah bagaimana aset-aset BUMN yang sudah ditata bisa dikelola lebih optimal, lebih produktif, dan benar-benar menciptakan nilai tambah buat negara," ujar Dony Oskaria dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Rabu.
Menuju Platform Pengelolaan Aset Terintegrasi
Konsolidasi ini dirancang untuk membangun platform pengelolaan aset yang lebih terintegrasi, efisien, dan profesional. Dengan penggabungan ini, Danantara akan memiliki perusahaan asset management terbesar di Indonesia yang mampu mengintegrasikan portofolio aset dari berbagai BUMN.
Langkah ini juga diharapkan memperkuat kapabilitas dan tata kelola, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta memperbesar daya tarik investasi. Melalui pembentukan entitas raksasa ini, Danantara menegaskan komitmennya untuk membangun sistem pengelolaan aset negara yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada penciptaan nilai.
Dampak: Optimasi Aset dan Kontribusi Ekonomi
Merger ini diyakini dapat mengoptimalkan pemanfaatan aset negara sehingga memberikan nilai tambah dan kontribusi ekonomi yang lebih besar bagi pembangunan nasional. Peningkatan produktivitas aset BUMN diharapkan mampu memperkuat kepercayaan investor, baik domestik maupun asing.
Dengan struktur yang lebih ramping dan profesional, Danantara optimistis langkah ini akan memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Konsolidasi ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam merampingkan dan memperkuat lini bisnis BUMN di sektor jasa keuangan.