TERNATE — Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menegaskan bahwa keberhasilan visi dan misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota Ternate tidak bisa hanya dibebankan kepada kepala daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat menjadi kunci utama pembangunan.
"Visi besar Pak Wali dan Pak Wakil tidak akan berhasil tanpa bantuan dan kerja sama camat, lurah, serta seluruh aparatur di kelurahan," ujar Rizal di hadapan para lurah dan aparatur setempat.
Blusukan Pagi Sebagai Deteksi Dini Masalah Warga
Rizal mengingatkan para lurah untuk membiasakan diri memantau kondisi wilayah setiap pagi sebelum masuk kantor. Ia meminta mereka berkeliling mengecek lingkungan, melihat kondisi RT, hingga fasilitas umum yang ada.
"Kalau pagi sebelum ke kantor, putar dulu wilayahnya, cek lingkungan, lihat kondisi RT dan fasilitas umum. Dengan begitu persoalan di lapangan bisa lebih cepat diketahui," tegasnya.
Disiplin ASN dan Komunikasi dengan Warga Jadi Sorotan
Selain blusukan, Sekda juga menyoroti pentingnya disiplin aparatur sipil negara (ASN), terutama saat mengikuti apel pagi setiap Senin di kantor lurah. Menurut Rizal, apel bukan sekadar rutinitas, melainkan forum evaluasi persoalan yang terjadi selama akhir pekan.
Rizal meminta seluruh aparatur menjaga komunikasi dengan masyarakat. Ia mengingatkan agar telepon seluler tetap aktif selama bertugas, termasuk saat kebijakan work from home (WFH) diterapkan, sehingga warga tetap mudah menghubungi pemerintah saat membutuhkan pelayanan.
Tiga Kelurahan Raih Prestasi Lomba Tingkat Kota
Dalam kesempatan itu, Rizal mengapresiasi tiga kelurahan yang berhasil meraih prestasi pada lomba kelurahan tingkat Kota Ternate tahun 2026. Kelurahan Kasturian keluar sebagai juara pertama, disusul Kelurahan Tobololo di posisi kedua, dan Kelurahan Kalumata sebagai juara ketiga.
Menurut Rizal, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat, Tim Penggerak PKK, Dasawisma, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Ia menilai budaya kolaborasi menjadi modal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung program pembangunan di tingkat kelurahan.
Rabu Menyapa Jadi Wadah Koordinasi dan Aspirasi Warga
Camat Ternate Utara, Sunarto Taher, mengatakan program Rabu Menyapa menjadi wadah memperkuat koordinasi antara pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Ia berharap seluruh lurah dapat menindaklanjuti arahan Sekda sehingga kualitas pelayanan publik di wilayahnya terus meningkat.
Pemkot Ternate turut menyerahkan hadiah lomba kebersihan antarkelurahan pada acara tersebut sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.