MOROTAI — Kontingen Kota Ternate memastikan diri sebagai yang terkuat di ajang POPDA XII Maluku Utara. Mereka mengumpulkan 30 medali emas, 9 perak, dan 13 perunggu. Capaian itu sekaligus mempertahankan tradisi juara yang sudah lama melekat pada kota tersebut di pesta olahraga pelajar tingkat provinsi.
Kabupaten Halmahera Utara menempati peringkat kedua dengan raihan 9 emas, 15 perak, dan 20 perunggu. Sementara tuan rumah, Kabupaten Pulau Morotai, berhasil merebut posisi ketiga berkat koleksi 9 emas, 8 perak, dan 9 perunggu.
Klasemen Lengkap: Siapa Saja yang Masuk 5 Besar?
Persaingan di papan atas cukup ketat. Kota Tidore Kepulauan menguntit di peringkat keempat dengan 8 emas, 10 perak, dan 14 perunggu. Disusul Kabupaten Halmahera Selatan yang mengoleksi 7 emas, 7 perak, dan 13 perunggu di posisi kelima.
Di luar lima besar, Kabupaten Halmahera Timur dan Kepulauan Sula sama-sama mengantongi 2 emas. Halmahera Barat dan Halmahera Tengah juga hanya mampu meraih 2 emas. Posisi juru kunci ditempati Kabupaten Pulau Taliabu yang belum berhasil memecahkan telur emas, dengan raihan 2 perak dan 2 perunggu.
Apresiasi untuk Morotai: Ajang Berjalan Aman dan Lancar
Ketua Panitia POPDA XII Maluku Utara, Sukur Lila, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan seluruh masyarakat setempat. Menurutnya, dukungan penuh dari tuan rumah menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan pesta olahraga pelajar ini.
“Terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Pulau Morotai yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian POPDA XII dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan sukses,” ujar Sukur dalam sambutan penutupan.
Bibit Atlet Baru untuk Ajang Nasional
Lebih dari sekadar kompetisi, POPDA XII dinilai sebagai wadah strategis untuk menjaring bibit-bibit olahraga berprestasi. Sukur menambahkan, atlet-atlet yang tampil menonjol akan diproyeksikan untuk mewakili Maluku Utara pada kompetisi tingkat nasional mendatang.
Prosesi penutupan turut dihadiri Wakil Bupati Pulau Morotai, Ketua DPRD setempat, Sekretaris Daerah Pulau Morotai, serta jajaran Forkopimda dan Kepala Biro Adpim Setda Malut. Kehadiran Komandan Pangkalan TNI AL Morotai juga menandai sinergi lintas sektor dalam mendukung pembinaan olahraga pelajar di daerah.