TERNATE — Irjen Pol. Arif Budiman merombak jajaran perwira menengah dan pertama di lingkungan Polda Maluku Utara. Kebijakan mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolda Maluku Utara Nomor: ST/213/VII/KEP./2026 yang diteken pada 17 Juli 2026. Sebanyak 215 personel dimutasi, dengan 33 di antaranya merupakan lulusan terbaru dari berbagai sekolah pengembangan Polri.
Delapan Lulusan Sespimmen dan Empat dari STIK-PTIK
Delapan perwira lulusan Sespimmen Polri mendapat penempatan di tingkat Polda. Empat di antaranya mengisi kursi Kasubdit di direktorat krusial: Kompol Feliks Lasykar Saro Gulo sebagai Kasubdit I Ditresnarkoba, Kompol Rizal Satria Ferdianto sebagai Kasubdit Gakkum Ditlantas, Kompol Haris Akhmat Basuki sebagai Kasubdit III Ditreskrimum, serta Kompol Fudin Ismail sebagai Kasubdit Audit Ditpamobvit.
Empat lulusan Sespimmen lainnya adalah Kompol Ari Bayuaji (Kasubdit Waster Ditpamobvit), Kompol Nico Ericson Reinhold (Kasubdit Gakkum Ditpolairud), Kompol Bagin Efrata Barus (Koorspripim Polda Malut), dan Kompol Ratih Lastika Sari (Kabag Watpers Ro SDM Polda Malut).
Sementara itu, empat lulusan STIK-PTIK Polri langsung ditempatkan di garis depan operasional. AKP Cahya Nugraha Minartama dipercaya sebagai Kapolsek Wasile, Polres Halmahera Timur. Tiga lainnya mengisi jabatan kasatreskrim: AKP Rodo Parulian Manik di Polresta Tidore, Iptu Arif Budi Aji di Polres Ternate, dan Iptu Prayuda Bima Wibawa di Polres Halmahera Barat.
Regenerasi di Tengah Tantangan Kamtibmas Kepulauan
Selain lulusan Sespimmen dan STIK-PTIK, satu perwira lulusan Sespimma Polri dan 20 lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) juga disebar ke berbagai posisi operasional dan pembinaan. Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto mengatakan penempatan ini merupakan pembinaan karier sekaligus upaya memperkuat organisasi.
“Penempatan personel lulusan Dikbang Polri ini merupakan pembinaan karier sekaligus upaya memperkuat organisasi melalui pengisian jabatan oleh personel yang telah dibekali kompetensi kepemimpinan, manajerial, dan profesionalisme. Kami berharap mereka mampu membawa inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” kata Hadi dalam keterangan tertulis.
Menurut Hadi, mutasi merupakan dinamika organisasi untuk meningkatkan efektivitas tugas dan menjawab kebutuhan kamtibmas di Maluku Utara. Dengan penyegaran ini, Polda Malut optimistis kinerja organisasi akan lebih profesional dan Presisi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.