Pencarian

Lima Tahun Traffic Light di Taliabu Mati Total Usai Aki Dicuri, Dishub Alihkan Fokus ke Bandara Bobong

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 10:46:01 WIB
Lima Tahun Traffic Light di Taliabu Mati Total Usai Aki Dicuri, Dishub Alihkan Fokus ke Bandara Bobong
Traffic light di Pulau Taliabu, Maluku Utara, mati total sejak 2021 akibat aki yang menjadi sumber dayanya hilang usai masa uji coba.

TALIABU — Fasilitas pengatur lalu lintas di Pulau Taliabu, Maluku Utara, mati total sejak dibangun pada 2021. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pulau Taliabu, Martono, memastikan perangkatnya tidak rusak. Penyebabnya, aki yang menjadi sumber daya listrik hilang usai masa uji coba.

Traffic light sempat beroperasi sekitar satu pekan. Setelah itu, Dishub berencana berkoordinasi dengan Polres Taliabu untuk merencanakan peluncuran resmi. Namun saat dilakukan pengecekan, aki di lokasi sudah tidak ada.

Aki Hilang Usai Uji Coba, Peluncuran Batal

"Permasalahannya hanya pada aki. Setelah diuji coba selama seminggu, kami berencana berkoordinasi dengan Polres Taliabu untuk peluncurannya. Namun saat dilakukan pengecekan, ternyata akinya sudah hilang," ungkap Martono, Jumat (31/7/2026).

Hilangnya komponen kelistrikan itu memaksa persimpangan kembali diatur secara manual. Padahal, keberadaan traffic light dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di wilayah tersebut.

Anggaran Perbaikan Baru Diusulkan 2027

Martono menegaskan, usulan perbaikan belum masuk prioritas belanja daerah. Kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat Pemkab Pulau Taliabu memilih fokus pada program yang lebih dibutuhkan masyarakat.

"Kami akan memperbaiki traffic light kalau ada anggaran. Apalagi dengan kondisi saat ini daerah mengalami efisiensi anggaran," katanya.

Fokus utama Dishub saat ini diarahkan untuk mendukung pengembangan Bandar Udara (Bandara) Bobong. Dengan demikian, pengusulan anggaran untuk mengaktifkan kembali traffic light kemungkinan baru dipertimbangkan pada tahun anggaran 2027.

"Kalau di Dishub, kami fokus ke bandara. Nanti kita lihat di tahun 2027 apakah pengusulan anggaran untuk traffic light bisa atau tidak," ujarnya.

Harapan di Tengah Efisiensi Anggaran

Martono berharap kebijakan efisiensi anggaran segera berakhir agar berbagai program daerah dapat direalisasikan, termasuk pengoperasian traffic light. Ia menyebut realisasi perbaikan masih bergantung pada kemampuan keuangan daerah dan skala prioritas pembangunan.

"Kami tetap akan memperhatikan traffic light. Namun, kami harus menyesuaikan dengan program yang lebih dibutuhkan masyarakat. Mudah-mudahan tahun 2027 sudah tidak ada lagi efisiensi sehingga program pembangunan daerah bisa berjalan lebih optimal," tutupnya.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cermat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks