Pencarian

Review Honda Super-ONE Rp438 Juta: Kei Car Listrik Rasa Pocket Rocket, Tapi Harga Bukan Main

Kamis, 06 Agustus 2026 • 14:15:31 WIB
Review Honda Super-ONE Rp438 Juta: Kei Car Listrik Rasa Pocket Rocket, Tapi Harga Bukan Main
Honda Super-ONE resmi diluncurkan di GIIAS 2026 dengan harga Rp438 juta on the road Jakarta.

MALUKU UTARA — Angka itu akhirnya keluar juga. Empat ratus tiga puluh delapan juta rupiah untuk satu unit Honda Super-ONE, on the road Jakarta. Diumumkan langsung oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) di tengah perhelatan GIIAS 2026, Selasa (5/8/2026). Harga ini memang lebih tinggi dari banderol di Jepang yang mentok di kisaran Rp390 juta, dan selisihnya cukup terasa untuk ukuran mobil sekelas kei car.

Super-ONE bukan sekadar city car listrik biasa. Honda memposisikannya sebagai "Pocket Rocket" — mobil kecil yang punya karakter jalan sporty. Kami belum sempat menjajalnya di jalan raya, jadi ulasan ini adalah analisis mendalam dari data resmi yang dirilis HPM, plus perbandingan harga dengan kompetitor di kelas yang sama.

BOOST Mode dan Simulated 7-Speed: Sensasi Sport atau Sekadar Gimik?

Fitur yang paling menarik perhatian ada di drivetrain-nya. Super-ONE dibekali BOOST Mode yang dipadukan dengan Simulated 7-Speed Gear Shift. Secara teknis, motor listriknya tetap satu percepatan, tapi sistemnya mensimulasikan perpindahan gigi layaknya mobil bertransmisi otomatis. Ini trik yang sama seperti yang dilakukan Hyundai lewat Ioniq 5 N, dan di pasar global trik semacam ini terbukti berhasil membuat pengalaman berkendara EV terasa lebih hidup.

Honda juga menyematkan Active Sound Control untuk menghasilkan suara mesin sintetis, sehingga kabin tidak senyap total. Buat pengguna yang rindu sensasi engine braking atau tarikan gigi turun saat menikung, fitur ini jelas punya daya tarik. Tapi perlu dicatat: ini semua adalah simulasi digital. Jika ekspektasimu adalah performa mentah ala hot hatch sungguhan, Super-ONE kemungkinan besar tidak akan memuaskan hasrat itu.

Spek Hiburan dan Tampilan: BOSE dan Triple Meter Display

Untuk urusan kabin, Honda tidak setengah-setengah. Ada Premium BOSE Sound System yang menangani audio, dan Triple Meter Display di depan pengemudi yang menyajikan informasi ala mobil sport. Ketiga layar ini menjadi pembeda visual utama dari saudaranya yang lebih kalem, dan jelas menyasar anak muda yang ingin tampil beda.

Soal warna, ada tiga pilihan: Crystal Black Pearl, Boost Violet Pearl, dan Luminous Grey Metallic. Dua warna terakhir adalah warna khusus untuk model ini. Jika ingin tampil lebih agresif dengan kombinasi two-tone, Honda membanderol opsi ini dengan tambahan Rp10 juta.

Harga Rp438 Juta: Lawan Siapa Sebenarnya?

Di sinilah posisi Super-ONE menjadi menarik. Dengan harga Rp438 juta, mobil ini tidak lagi bersaing dengan Wuling Air ev atau Citroën ë-C3 yang harganya jauh di bawah. Honda menempatkan Super-ONE di area persaingan yang lebih panas: melawan BYD Dolphin (yang banderolnya di kisaran Rp350-400 jutaan) dan bahkan beririsan dengan Hyundai Ioniq 5 varian Standard Range.

Dari sisi dimensi, Super-ONE yang berbasis kei car jelas lebih mungil dari kedua rivalnya itu. Ukurannya yang kecil justru menjadi nilai jual utama di perkotaan: gampang parkir, lincah menyusuri gang sempit. Namun, konsumen yang sudah terbiasa dengan ruang kabin lapang dan bagasi besar dari Dolphin atau Ioniq 5 harus siap berkompromi dengan ruang yang jauh lebih terbatas.

Garansi dan Kelengkapan: Portable Charger Jadi Bawaan Standar

Untuk meredakan kecemasan soal infrastruktur, Honda memberikan portable charger sebagai bawaan standar. Ini penting karena tidak semua rumah di Indonesia punya home charging station. Garansi kendaraan diberikan selama 3 tahun atau 100.000 kilometer, yang mana itu adalah standar umum di industri saat ini.

Yang perlu digarisbawahi, HPM belum menyebutkan detail kapasitas baterai dan jarak tempuh (range) resmi untuk versi Indonesia. Ini adalah informasi krusial yang sayangnya masih ditutup-tutupi. Tanpa data ini, sulit untuk menilai apakah harga Rp438 juta itu sepadan dengan kemampuan tempuh hariannya.

Verdict: Cocok untuk yang Mencari Keunikan, Bukan Kepraktisan

Honda Super-ONE adalah mobil yang berani tampil beda. Konsep "Pocket Rocket" dengan simulasi perpindahan gigi dan suara sintetis adalah jawaban bagi mereka yang bosan dengan EV yang terasa datar. Namun, harga Rp438 juta adalah angka yang sulit ditelan jika melihat dimensinya yang mungil dan statusnya yang masih kei car.

Mobil ini jelas ditujukan untuk mereka yang mengutamakan gaya, sensasi berkendara, dan status sosial, bukan untuk keluarga yang butuh satu mobil serba guna. Jika kamu butuh EV harian yang luas, praktis, dan murah, ada banyak pilihan lain yang lebih masuk akal. Tapi jika kamu ingin mobil kedua yang seru, unik, dan jarang ada di jalanan Indonesia, Super-ONE adalah kandidat kuat — asalkan kamu siap membayar mahal untuk sebuah gimmick yang menyenangkan.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: otomotif.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks