Pencarian

Terminal Kalideres Gelar Lomba Tarik Bus untuk HUT ke-81 RI, Diikuti 20 Orang per Tim

Jumat, 14 Agustus 2026 • 13:04:31 WIB
Terminal Kalideres Gelar Lomba Tarik Bus untuk HUT ke-81 RI, Diikuti 20 Orang per Tim
Lomba tarik bus antarkota di Terminal Kalideres diikuti 20 orang per tim dalam rangka HUT ke-81 RI.

MALUKU UTARA — Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, mengatakan ide lomba ini muncul dari keseharian para pekerja terminal yang identik dengan layanan bus. Pihaknya sengaja menghadirkan perlombaan yang tidak bisa dilakukan di semua tempat, berbeda dari lomba tarik tambang yang umum digelar di berbagai daerah.

"Ide awal kami sehari-harinya berkecimpung di layanan bus ya, angkutan antarkota antarprovinsi maupun antar kotanya, jadi memang sehari-harinya kita berhubungan dengan bus. Karena kan untuk tarik tambang kan umum ya, hampir di seluruh Indonesia mengadakan lomba tarik tambang. Tapi tidak semua tempat bisa mengadakan lomba tarik bus," kata Prasetyo saat ditemui di Terminal Kalideres, Jumat (14/8/2026).

Dua Bus Disiapkan, Kecepatan Jadi Penentu Juara

Panitia menyiapkan dua unit bus dengan ukuran berbeda, yakni satu bus besar dan satu bus sedang. Setiap tim yang terdiri dari 20 orang harus menarik bus dari garis start hingga garis finish, dan pemenang ditentukan berdasarkan catatan waktu tercepat.

"Jadi kita akan memulai dari garis start sampai garis finish, tim ini akan menarik bus dari garis start sampai garis finish, ntar akan kita hitung kecepatan mereka itu berapa lama. Nanti yang paling cepat itu lah yang akan kita pilih untuk juara satu dan juara dua," ujarnya.

Untuk bobot bus, Prasetyo belum bisa memastikan angka pastinya. Namun dipastikan bus berukuran sedang memiliki bobot lebih ringan dibanding bus besar.

Peserta dari Sopir hingga Pedagang, Panitia Sediakan Sarung Tangan

Lomba tarik bus terbuka untuk laki-laki dan perempuan. Peserta berasal dari karyawan perusahaan otobus (PO), agen PO, pegawai Dinas Perhubungan, pedagang asongan, hingga petugas kebersihan di lingkungan Terminal Kalideres.

Panitia menyiapkan tali tambang dan sarung tangan sebagai alat pengaman untuk menghindari luka lecet saat peserta menarik bus. Tidak ada ketentuan khusus untuk pakaian peserta, rata-rata mereka mengenakan seragam PO bus masing-masing.

Ide dari Sopir Bus, Peserta Tahun Ini Membludak

Panitia lomba tarik bus, Alfian, mengungkapkan bahwa ide ini berawal dari banyaknya permintaan para sopir bus yang ingin menggelar perlombaan 17 Agustus dengan nuansa berbeda. Mereka mengusulkan tarik bus karena kesehariannya berkecimpung di dunia transportasi.

"Jadi gini, kita punya ide tuh kalau lomba tarik tambang tuh udah relatif ya dari zaman ke zaman. Makanya kita di sini kan mainnya transportasi jadi rekan-rekan terminal ini inisiatif mencoba mencari nuansa baru tarif bus dan disetujui," kata Alfian.

"'Bang cari yang lain Bang, Kita kan di sini bus banyak kenapa nggak tarik bus' itulah menjadi yang membuat tarik," lanjutnya.

Alfian menambahkan, jumlah pendaftar lomba tarik bus tahun ini meningkat signifikan dibanding penyelenggaraan pertama pada 2025. "Alhamdulillah tahun ini lebih banyak sopir tadi kan udah mau semua," ujarnya.

Untuk hadiah, panitia menyiapkan paket sembako bagi juara satu dan juara dua. Sementara itu, Alfian berharap perlombaan ini bisa terus digelar setiap tahun dengan konsep yang semakin meriah, termasuk rencana penggunaan baju bertema kemerdekaan pada penyelenggaraan mendatang.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks