JAKARTA — Kerusakan ringan pada Bendung dan jaringan Daerah Irigasi (DI) Waelaku di Kabupaten Manggarai Timur, disertai longsoran yang menutupi saluran sekunder, jadi salah satu temuan awal pascagempa Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Temuan itu didapat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II yang juga memeriksa Bendungan Napungete dan Bendungan Waerita di Kabupaten Sikka, serta Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo — kondisi visual ketiganya dilaporkan baik.
Penanganan infrastruktur air ini berjalan seiring kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang bertolak ke Labuan Bajo, NTT, menggunakan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara dari Halim Perdanakusuma bersama rombongan pada Sabtu (15/8/2026) malam.
Rombongan membawa amanah Presiden Prabowo Subianto berupa 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak, rencananya disalurkan melalui Maumere, NTT. Turut serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial, serta perwakilan Pertamina.
Menteri Dody telah menginstruksikan jajaran balai di NTT meningkatkan kesiapsiagaan dan memberi dukungan penuh dalam penanganan pascabencana.
"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Menteri Dody.
Di sektor jalan, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT sejak pagi menangani titik longsoran di ruas jalan nasional — tiga ruas teridentifikasi: Ruteng–Km 210 (tiga titik), Km 210–Batas Kabupaten Manggarai (satu titik), dan Aegela–Batas Kota Ende (delapan titik), dengan loader dan excavator dikerahkan.
Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan BNPB, seiring pendataan kondisi jalan, jembatan, infrastruktur air, dan fasilitas publik yang masih berlangsung.
Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Sabtu pukul 04.58 WIB, pusat gempa 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, kedalaman 10 kilometer. Peringatan dini tsunami diakhiri BMKG pukul 09.00 WITA setelah tidak terpantau adanya tsunami.
Wilayah terdampak sementara mencakup Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Sikka, dengan verifikasi dampak masih berjalan di lapangan.