MOROTAI — Ribuan mahasiswa baru Universitas Pasifik (Unipas) Morotai resmi memulai perkuliahan setelah mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Senin, 24 Agustus 2026. Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, hadir langsung memberikan pembekalan di hadapan para mahasiswa dan civitas akademika.
Mengusung tema "Unipas Berkarya, Unggul Wujudkan Generasi yang Berbasis Digital Menuju Indonesia Emas 2045", Rio menilai tantangan mahasiswa saat ini jauh lebih kompleks dibanding generasi sebelumnya. Hampir seluruh sendi kehidupan telah bersentuhan dengan teknologi, sehingga mahasiswa dituntut adaptif namun tetap berpegang pada jati diri.
Teknologi Hanya Alat, Karakter yang Menentukan
Rio menegaskan bahwa penguasaan teknologi bukan tujuan akhir. Mahasiswa harus mampu memanfaatkan perkembangan digital sebagai ruang untuk belajar, berkreasi, dan berinovasi demi kepentingan masyarakat luas.
"Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan masa depan adalah manusia yang memiliki ilmu, karakter, dan integritas dalam menggunakannya," ujar Rio dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak tercerabut dari akar budaya. Wawasan yang luas harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, khususnya dalam pembangunan Kabupaten Pulau Morotai.
"Jadilah mahasiswa yang cerdas dalam berpikir, santun dalam bersikap, kuat dalam karakter, dan berani bermimpi besar," pesannya.
Subsidi Semester dari Pemkab Tetap Mengalir di Tengah Efisiensi
Di balik pesan motivasi tersebut, terdapat kabar penting bagi para mahasiswa baru. Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai berkomitmen melanjutkan bantuan subsidi biaya semester bagi mahasiswa Unipas.
Rektor Unipas Morotai, Irfan Hi. Abd. Rahman, mengungkapkan bahwa bantuan anggaran hibah untuk biaya semester tetap diberikan meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Hal ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Pemkab dalam mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda.
"Bantuan dari pemerintah daerah ini harus dimanfaatkan dengan baik," harap Irfan.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan sesuai ketentuan penerima dan masa pembiayaan, terhitung mulai semester pertama hingga semester kedelapan. Para penerima diminta mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan agar program dapat berjalan tepat sasaran.
Harapan Unipas Menjadi PTN dan Dukungan Pemkab
Rio juga menyampaikan harapan agar Unipas terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang maju dan berkualitas. Salah satu target yang digaungkan adalah status Unipas yang kelak dapat berubah menjadi perguruan tinggi negeri (PTN).
Menurut Rio, peningkatan status tersebut akan berdampak luas pada kualitas sumber daya manusia di Morotai. Pemkab berkomitmen mendukung penuh proses tersebut melalui berbagai kebijakan pendidikan ke depan.
Menutup sambutannya, Rio berpesan kepada mahasiswa baru untuk mengikuti proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh. Menghormati dosen, orang tua, dan menjaga nama baik almamater menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab akademik.
"Selamat belajar, selamat berkarya, dan selamat menempuh perjalanan baru sebagai mahasiswa," tutup Rio.