Pencarian

Pemkot Ternate Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 di Benteng Oranje, Taman Film Disulap Jadi Kampung Piala Dunia

Jumat, 05 Juni 2026 • 16:49:31 WIB
Pemkot Ternate Siapkan Nobar Piala Dunia 2026 di Benteng Oranje, Taman Film Disulap Jadi Kampung Piala Dunia
Benteng Oranje di Ternate disulap menjadi Kampung Piala Dunia untuk nobar gratis Piala Dunia 2026.

TERNATE — Warga Kota Ternate bisa menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis di ruang publik. Pemkot Ternate memastikan tidak ada pungutan biaya untuk menonton di Taman Film Benteng Oranje yang akan dihias dengan bendera negara-negara peserta.

Piala Dunia edisi 2026 untuk pertama kalinya diikuti 48 negara dan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Perbedaan zona waktu antara Indonesia Timur dengan Amerika Utara menjadi tantangan tersendiri dalam menentukan jadwal tayang.

Benteng Oranje Disulap Jadi Kampung Piala Dunia

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, menjelaskan bahwa kawasan Benteng Oranje dipilih karena posisinya yang strategis di pusat kota dan telah menjadi ruang publik representatif. “Saya menyebut kawasan ini sebagai Kampung Piala Dunia selama perhelatan berlangsung. Harapannya masyarakat dapat merasakan atmosfer kompetisi sepak bola dunia secara lebih dekat,” katanya, Kamis (5/6/2026).

Selain nilai historisnya sebagai cagar budaya, lokasi ini dinilai mampu menampung antusiasme warga. Pemkot akan menata area dengan berbagai ornamen dan dekorasi bertema Piala Dunia untuk memperkuat nuansa penyelenggaraan.

Izin TVRI Sudah Kantongi, Proses Izin Keramaian di Polres Ternate

Dari sisi legalitas, Pemkot Ternate telah mengantongi izin penayangan resmi dari TVRI sebagai pemegang hak siar. “Izin dari TVRI sudah kami kantongi, sedangkan izin keramaian saat ini sedang diproses di Polres Ternate sebagai salah satu syarat pelaksanaan kegiatan,” ungkap Sekda.

Pemerintah daerah saat ini masih melakukan pemetaan jadwal pertandingan yang akan ditayangkan. Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan perbedaan zona waktu antara Indonesia Timur dengan negara-negara tuan rumah di Amerika Utara. “Kami sedang menyusun daftar pertandingan yang dinilai menarik dan memungkinkan untuk ditonton masyarakat pada waktu yang lebih sesuai,” jelasnya.

Nobar Piala Dunia 2026 Bisa Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal

Agenda nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan publik dan memperkuat interaksi sosial, tetapi juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal. Pemkot menilai tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir selama penyelenggaraan dapat menjadi peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beraktivitas di sekitar kawasan Benteng Oranje.

Berbagai fasilitas pendukung, termasuk aspek kebersihan dan kenyamanan pengunjung, juga sedang dipersiapkan melalui koordinasi bersama sejumlah pihak terkait. Sekda memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati kegiatan nobar tersebut tanpa dipungut biaya.

Kapan Nobar Piala Dunia 2026 di Ternate Mulai Digelar?

Pemkot Ternate belum menetapkan tanggal pasti dimulainya nobar karena masih menunggu jadwal pertandingan yang sesuai dengan zona waktu Indonesia Timur. Jadwal akan diumumkan setelah pemetaan pertandingan selesai dan izin keramaian dari Polres Ternate terbit.

Apakah Nobar Piala Dunia di Benteng Oranje Berbayar?

Tidak. Sekretaris Daerah Kota Ternate menegaskan bahwa kegiatan nonton bareng ini gratis untuk seluruh masyarakat. Tidak ada pungutan biaya apapun bagi warga yang ingin menonton pertandingan Piala Dunia 2026 di Taman Film Benteng Oranje.

Apa Saja Fasilitas yang Disiapkan untuk Pengunjung Nobar?

Pemkot Ternate menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk aspek kebersihan dan kenyamanan pengunjung. Kawasan akan dihias dengan dekorasi bertema Piala Dunia dan bendera negara-negara peserta. Pelaku UMKM juga akan berjualan di sekitar lokasi untuk memenuhi kebutuhan pengunjung selama nobar berlangsung.

Bagikan
Sumber: ternatekota.go.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks