Pencarian

Polisi Ungkap Alkohol Jadi Pemicu Penyiksaan dan Penyekapan Kekasih oleh Taufik Hidayat Selama Tiga Tahun

Rabu, 24 Juni 2026 • 08:39:01 WIB
Polisi Ungkap Alkohol Jadi Pemicu Penyiksaan dan Penyekapan Kekasih oleh Taufik Hidayat Selama Tiga Tahun
Kapolda Jabar ungkap alkohol sebagai pemicu kekerasan Taufik Hidayat terhadap kekasihnya.

MALUKU UTARA — Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, dalam konferensi pers di Bandung pada Selasa (23/6) membeberkan motif di balik aksi sadis yang dilakukan Taufik Hidayat. Berdasarkan pengakuan tersangka, pertengkaran dengan kekasihnya selalu terjadi setiap kali ia mengonsumsi minuman keras.

"Setiap dia mengonsumsi alkohol, selalu berdebat dengan kekasihnya. Terjadi cekcok yang kemudian berujung pada penganiayaan," ujar Rudi di hadapan wartawan.

Korban berinisial YTR mengalami luka berat akibat perbuatan tersangka. Perempuan berusia 29 tahun itu kini tidak bisa melihat secara normal, mengalami bibir sumbing, sulit berbicara, hingga tidak mampu berjalan. Ia masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Tersangka Akui Perbuatan, Polisi Dalami Kondisi Kejiwaan

Dalam pemeriksaan awal, Taufik mengakui seluruh perbuatannya dan menyatakan penyesalan. Ia mengklaim tindakan kekerasan itu dilakukan di bawah pengaruh alkohol. "Mengenai kejahatan yang dilakukannya, dia mengakui semua perbuatannya dan menyatakan penyesalan atas apa yang telah dilakukannya karena berada di bawah pengaruh alkohol," kata Kapolda.

Polisi masih mendalami kondisi kejiwaan pelaku dengan melibatkan ahli. Hal ini dilakukan untuk mengungkap lebih jauh motif dan latar belakang tindakan yang dinilai tidak wajar. "Karena apa yang dilakukan ini merupakan sesuatu yang tidak wajar, di luar kebiasaan perilaku seseorang. Ini sadis," tegas Rudi.

Kronologi Penangkapan dan Sayembara Gubernur

Kasus penganiayaan ini dilaporkan pihak keluarga ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026. Kakak korban, Melanie Silviani, membenarkan bahwa adiknya kini masih dirawat intensif di RSHS Bandung. Taufik Hidayat sempat menjadi buron dan berpindah-pindah tempat setiap jam untuk menghindari kejaran polisi.

Gubernur Jawa Barat bahkan menggelar sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi mengenai keberadaan Taufik. Upaya itu membuahkan hasil. Tersangka akhirnya berhasil ditangkap pada Selasa malam di wilayah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks