PowerToys, kumpulan utilitas sumber terbuka besutan Microsoft, perlahan-lahan membuktikan diri sebagai pengganti sah bagi aplikasi pihak ketiga yang selama ini dianggap wajib. Dalam sebuah testimoni yang beredar di kalangan pengguna Windows, seorang jurnalis teknologi mengaku berhenti menginstal aplikasi seperti tool launcher, pengelola clipboard, atau pengubah ukuran gambar secara massal. Semua fungsi itu kini tersedia langsung dari PowerToys.
Raycast untuk Windows Ditinggalkan Setelah PowerToys Hadir
Salah satu contoh paling mencolok adalah Raycast, aplikasi peluncur dan command bar yang sempat populer di kalangan pengguna Windows. Aplikasi ini dirilis dalam versi beta publik pada November tahun lalu dan langsung mendapat sambutan hangat karena menghadirkan pengalaman seperti di macOS.
Namun, setelah mencoba PowerToys, pengguna tersebut menyadari bahwa sebagian besar fitur Raycast — mulai dari pencarian aplikasi cepat, eksekusi perintah, hingga navigasi menu — sudah tercakup di dalamnya. "Untuk sementara, Raycast terasa seperti utilitas kecil yang otomatis saya instal di setiap PC Windows," tulisnya. Kini, kebiasaan itu mulai luntur.
Bukan Sekadar Peluncur Aplikasi Biasa
PowerToys tidak hanya berhenti sebagai pengganti launcher. Fitur-fitur seperti FancyZones untuk mengatur tata letak jendela, Image Resizer untuk mengubah ukuran gambar secara massal, dan PowerRename untuk mengganti nama file dalam jumlah besar, membuatnya lebih dari sekadar aplikasi pengganti. Alat-alat ini bekerja langsung di sistem tanpa perlu membuka aplikasi terpisah.
Bagi pengguna Windows di Indonesia yang sering bekerja dengan banyak jendela atau file, kehadiran fitur-fitur ini bisa menghemat waktu secara signifikan. Tidak perlu lagi mencari-cari aplikasi pihak ketiga yang mungkin berbayar atau mengandung iklan.
Dampak bagi Kebiasaan Pengguna Windows
Perubahan ini menandai pergeseran kecil namun penting dalam ekosistem Windows. Selama bertahun-tahun, pengguna power user terbiasa menginstal puluhan utilitas kecil untuk menambal kekurangan sistem operasi. Kini, Microsoft perlahan-lahan menutup celah itu lewat PowerToys yang dikelola secara aktif oleh tim pengembang internal.
Meski demikian, PowerToys belum sepenuhnya sempurna. Beberapa fitur masih dalam tahap eksperimental dan belum stabil untuk semua skenario penggunaan. Namun, bagi sebagian besar kebutuhan sehari-hari, alat ini sudah lebih dari cukup untuk menggantikan tumpukan aplikasi lama.
Dengan pendekatan modular dan pembaruan rutin, PowerToys berpotensi menjadi salah satu alasan utama pengguna Windows enggan beralih ke sistem operasi lain. Setidaknya, satu aplikasi lagi bisa dicoret dari daftar "wajib instal" di PC baru.