TERNATE — Peluncuran logo Rakernas XII JKPI 2026 menjadi penanda awal persiapan menuju perhelatan yang akan mempertemukan puluhan pemerintah kabupaten dan kota anggota JKPI dari seluruh Indonesia. Logo yang dirancang dengan tipografi dinamis bertuliskan “jkpi” dan didominasi warna merah itu bukan sekadar identitas visual, melainkan simbol komitmen pelestarian warisan budaya.
Makna Tiga Garis Pusaka dalam Logo Rakernas
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa desain logo mengandung filosofi Tiga Garis Pusaka. Filosofi ini merepresentasikan tiga dimensi utama warisan Kota Ternate: pusaka fisik, pusaka tak benda, dan pusaka saujana.
Garis pertama melambangkan Pusaka Fisik yang mencakup peninggalan sejarah seperti Benteng Oranje, Benteng Kalamata, Benteng Tolukko, dan Kedaton Kesultanan Ternate. Warisan ini akan dihidupkan melalui program The Living Museum dan aktivasi kawasan benteng sebagai ruang edukasi sejarah.
Garis kedua merepresentasikan Pusaka Tak Benda yang meliputi bahasa, kuliner tradisional, ritual adat, hingga falsafah Adat se Atorang. Implementasinya akan diwujudkan lewat Jamuan Makanan Adat dan The Spice Way Symposium.
Sementara garis ketiga menggambarkan Pusaka Saujana yang merekam harmoni antara Gunung Gamalama, kawasan pesisir, dan laut. Konsep ini akan diangkat dalam Kololi Kie Expedition, ekspedisi budaya mengelilingi Pulau Ternate sebagai wisata edukatif berbasis pelestarian lingkungan.
“Ternate Siap Satukan Semangat Kota Pusaka Se-Indonesia”
“Logo Rakernas XII JKPI Ternate 2026 ini merepresentasikan esensi terdalam dari identitas sejarah Ternate. Melalui visualisasi ini, kami ingin mengirimkan pesan ke seluruh penjuru nusantara bahwa Ternate siap menyatukan semangat kota-kota pusaka se-Indonesia dalam sebuah sinergi kolaboratif yang inklusif,” ujar Rizal.
Pemerintah Kota Ternate menargetkan Rakernas XII JKPI akan dihadiri delegasi dari puluhan daerah anggota JKPI. Selain agenda persidangan organisasi, peserta akan mengikuti sejumlah program unggulan yang memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Ternate.
Apa Saja Program Unggulan Rakernas XII JKPI 2026?
Empat program utama telah disiapkan untuk menyambut delegasi nasional. Pertama, The Living Museum & Aktivasi Benteng yang akan menghidupkan cagar budaya sebagai ruang edukasi. Kedua, Jamuan Makanan Adat yang memperkenalkan kuliner tradisional Ternate.
Ketiga, The Spice Way Symposium sebagai forum diskusi tentang sejarah jalur rempah. Keempat, Kololi Kie Expedition yang mengajak peserta mengelilingi Pulau Ternate dengan pendekatan wisata edukatif.
Pemerintah Kota Ternate juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menyukseskan acara dengan menjadi tuan rumah yang ramah, menjaga kebersihan lingkungan, serta menciptakan suasana aman dan nyaman bagi seluruh tamu.
Target: Penguatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Melalui penyelenggaraan Rakernas XII JKPI 2026, Pemerintah Kota Ternate berharap dapat memperkuat promosi pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, sekaligus mengukuhkan posisi Ternate sebagai salah satu kota pusaka yang memiliki peran penting dalam sejarah jalur rempah dunia. Ajang ini menjadi momentum strategis untuk menunjukkan bahwa warisan budaya bukan sekadar masa lalu, melainkan fondasi pembangunan kota yang berkelanjutan.