Pencarian

Kebakaran Hutan di Halmahera Barat Meluas ke RSUD Jailolo dan Pemukiman Warga, Api Padam Setelah 15 Jam

Rabu, 26 Agustus 2026 • 10:01:31 WIB
Kebakaran Hutan di Halmahera Barat Meluas ke RSUD Jailolo dan Pemukiman Warga, Api Padam Setelah 15 Jam
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air untuk memadamkan api yang merambat ke area RSUD Jailolo dan permukiman warga di Desa Acango, Halmahera Barat, Rabu (26/8/2026).

HALMAHERA BARAT — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Desa Porniti, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, akhirnya berhasil dipadamkan total pada Rabu (26/8/2026) dini hari pukul 00.27 WIT. Api yang mulai membakar area perkebunan dan hutan Gamjaha sejak Selasa pagi sempat merambat ke areal RSUD Jailolo serta permukiman warga Desa Acango.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Halmahera Barat, Djurahman Selpia, mengonfirmasi proses pemadaman berjalan lancar. Armada pemadam kebakaran dapat menjangkau titik api secara langsung, sehingga api tidak sempat melahap bangunan fasilitas kesehatan maupun rumah warga.

Petugas Bergerak 5 Menit Setelah Laporan Masuk

Laporan pertama diterima dari Kepala Desa Porniti pada pukul 09.05 WIT. Lima menit berselang, personel Damkar langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 2 kilometer dari pos pemadam.

Dua unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah yang membakar lahan kering di kawasan tersebut. Kondisi musim kemarau membuat api cepat merambat ke area yang lebih luas, termasuk mendekati fasilitas publik.

Pasca-Pemadaman: Pengecekan Menyeluruh untuk Cegah Api Menyala Kembali

Setelah api dinyatakan padam total, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di titik-titik yang sebelumnya terbakar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau sisa api yang berpotensi memicu kebakaran susulan di kemudian hari.

Djurahman menegaskan bahwa karhutla menjadi ancaman serius di tengah musim kemarau. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan dan tidak membuang puntung rokok atau benda lain yang dapat memicu api.

Imbauan Damkar: Waspada Karhutla di Musim Kemarau

“Kami berharap seluruh masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Mari kita hindari pembakaran lahan sembarangan, tidak membuang puntung rokok atau benda yang dapat memicu api,” ujar Djurahman.

“Dengan kepedulian dan kerja sama kita semua, semoga lingkungan tetap aman, asri, dan terbebas dari karhutla. Mari cegah kebakaran sejak dini demi keselamatan dan kebaikan bersama,” pungkasnya.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tandaseru.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks