Pencarian

Domino Demokrat Cup I Maluku Utara Berakhir, Pasangan Ukan-Acong Bawa Pulang Dua Motor dan Hadiah Umrah

Kamis, 27 Agustus 2026 • 10:43:31 WIB
Domino Demokrat Cup I Maluku Utara Berakhir, Pasangan Ukan-Acong Bawa Pulang Dua Motor dan Hadiah Umrah
Pasangan Ukan-Acong menerima hadiah utama berupa dua unit sepeda motor pada penutupan Domino Demokrat Cup I Maluku Utara di Ternate, Rabu (26/8/2026) malam.

TERNATE — Kejuaraan Domino Demokrat Cup I Maluku Utara 2026 resmi berakhir di Kota Ternate, Rabu (26/8/2026) malam. Turnamen yang memperingati HUT ke-25 Partai Demokrat ini mempertandingkan dua kategori, yakni eksekutif dan reguler, dengan dukungan penuh dari Yayasan Nasri Abubakar (Nasab).

Kompetisi ini menyediakan total hadiah yang cukup besar. Untuk kategori reguler, juara pertama mendapatkan dua unit sepeda motor, disusul juara kedua Rp20 juta, juara ketiga Rp15 juta, dan juara keempat Rp10 juta. Peserta yang menempati posisi kelima hingga kedelapan masing-masing membawa pulang Rp1,5 juta.

Hadiah Umrah dari Wakil Wali Kota Ternate

Salah satu momen yang paling dinanti pada malam penutupan adalah pengundian doorprize utama berupa satu paket umrah. Hadiah tersebut diundi langsung oleh Pendiri Yayasan Nasab, Nasri Abubakar, yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Ternate.

Selain paket umrah, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize lain, mulai dari paket sembako hingga beras 25 kilogram. Pembagian hadiah ini berlangsung di tengah suasana meriah yang menyelimuti arena pertandingan sejak babak awal hingga seremoni penutupan.

Nasri Abubakar: Domino Cup Akan Jadi Agenda Tahunan

Nasri Abubakar menegaskan bahwa Domino Demokrat Cup tidak akan berhenti pada penyelenggaraan perdana ini. Ia berkomitmen menjadikan kejuaraan tersebut sebagai agenda rutin tahunan di Maluku Utara.

“Demokrat Cup ini akan berlangsung setiap tahun. Bagi yang belum beruntung pada Demokrat Cup I, semoga beruntung pada Domino Cup II dan seterusnya,” kata Nasri dalam sambutannya.

Ia bahkan mendorong agar pertandingan domino memiliki kalender tetap, tidak hanya bergantung pada momentum tertentu. Targetnya, sedikitnya empat kejuaraan domino bisa digelar setiap tahun di Maluku Utara.

“Kalau bisa, dalam setahun ada empat kali pertandingan domino. Ini menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pengembangan olahraga domino di Maluku Utara,” ujarnya.

Domino Bukan Sekadar Permainan, Kata Wali Kota Tidore

Ketua PORDI Maluku Utara yang juga Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menilai domino telah berkembang jauh melampaui sekadar permainan. Olahraga ini kini memiliki wadah resmi melalui Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dan berada di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

Menurut Sinen, kekuatan utama olahraga domino terletak pada kebersamaan yang terbangun di antara para pemain dan komunitas. Ia mencontohkan, semangat persatuan inilah yang menjadi modal penting bagi kemajuan daerah.

“Domino mengajarkan tentang kebersamaan dan persatuan. Negara yang besar tanpa persatuan tidak akan mungkin bisa berhasil,” ujar Sinen.

Ia mengajak komunitas serta gardu-gardu domino di Kota Ternate untuk mengakhiri perbedaan dan bersama-sama memperkuat organisasi PORDI di tingkat kota. Sinen menilai olahraga domino bisa menjadi ruang perekat hubungan antarmasyarakat di tengah keberagaman.

“Namanya pertandingan pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Pada akhir penutupan malam ini, mari kita leburkan semua. Domino mengajarkan torang untuk merawat kebersamaan,” katanya.

Ia berharap semangat ini tidak berhenti di Kota Ternate, tetapi menyebar ke seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara. Sementara itu, juara kedua kategori reguler diraih pasangan Pala dan Om Beck dari Gardu Waiola Kasturian Kota Ternate.

Follow kabarternate.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: poskomalut.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks