MALUKU UTARA — Apple TV Plus terus menambah deretan konten fiksi ilmiah eksklusifnya. Layanan streaming besutan raksasa Cupertino itu baru saja mengunggah cuplikan misterius untuk serial terbarunya, Neuromancer, melalui akun X (dulu Twitter) resmi mereka hari ini.
Sinopsis: Hacker Rusak dan Misi Berbahaya
Berdasarkan ringkasan resmi, Neuromancer akan berpusat pada Case, seorang super-hacker level atas dengan masa lalu yang kelam. Ia dipaksa kembali ke dunia bawah tanah digital untuk menjalankan misi spionase berisiko tinggi.
Case tidak sendirian. Ia ditemani Molly, seorang "razor-girl assassin" dengan mata bercermin yang merupakan ciri khas implan sibernetik. Bersama, mereka berusaha merampok sebuah dinasti perusahaan yang menyimpan rahasia tak terhitung jumlahnya.
Dari Halaman Novel ke Layar Kaca
Proyek adaptasi ini pertama kali diumumkan Apple pada awal tahun 2024. Kini, dengan hadirnya teaser, publik menandakan bahwa proses produksi hampir rampung dan serial ini siap debut. Neuromancer diadaptasi dari novel dengan judul sama karya William Gibson yang terbit pada 1984, sebuah karya yang dianggap sebagai pelopor genre cyberpunk dan mempopulerkan istilah-istilah seperti "cyberspace."
Apple TV Plus: Gudang Serial Sci-Fi
Langkah Apple menghadirkan Neuromancer bukanlah hal mengejutkan. Platform streaming ini sudah identik dengan genre fiksi ilmiah lewat sejumlah judul hits seperti Severance, Foundation, Monarch: Legacy of Monsters, dan Pluribus.
Sebagai informasi, malam nanti Silo juga akan kembali dengan musim ketiganya yang disebut-sebut sebagai musim terbaik oleh para kritikus. Dengan tambahan Neuromancer, Apple TV Plus semakin kokoh sebagai destinasi utama bagi penggemar cerita futuristik dan distopia.
Harga dan Ketersediaan
Belum ada tanggal rilis pasti untuk Neuromancer selain jendela rilis musim gugur tahun ini. Namun, kehadiran teaser biasanya menandakan perilisan trailer penuh dan jadwal tayang dalam beberapa bulan ke depan.
Untuk menikmati serial ini nantinya, pengguna perlu berlangganan Apple TV Plus yang dibanderol USD 12,99 per bulan (sekitar Rp 214.000 dengan kurs estimasi Rp 16.500). Layanan ini juga bisa didapatkan dengan harga lebih murah melalui paket bundel Apple One.