MALUKU UTARA — Supercalla MG5 resmi mengalami penyesuaian harga. Smartwatch yang sebelumnya dibanderol Rp899 ribu kini dijual Rp970 ribu, naik sekitar Rp70 ribu. Informasi ini disampaikan oleh Candra, host akun Dellco, dalam sesi live streaming yang membahas perkembangan harga perangkat wearable.
“Supercalla naik harga. Yup, Supercalla MG5 yang selalu gue rekomendasiin buat harga 800 ribuan, sekarang jadi 970 ribu. Naik sekitar 5 sampai 70 ribu dari 899,” ujar Candra.
Penyebab Kenaikan Harga
Menurut Candra, kenaikan ini sudah diprediksi sebelumnya. Ia menyebut ada dua faktor utama: masalah teknis produksi dan pelemahan rupiah terhadap dolar AS.
“Dan terbukti sekarang harganya jadi 900 ribuan, hal itu bisa terjadi karena mungkin ya, beberapa teknis atau karena memang rupiah makin melemah aja sih. Jadi ya, harganya jadi naik,” ungkapnya.
Fitur Unggulan Supercalla MG5
Meski harganya naik, Supercalla MG5 tetap dianggap kompetitif. Fitur yang ditawarkan tergolong lengkap untuk smartwatch di bawah Rp1 juta:
- Mode interval running dan threshold/tempo running
- Pemantauan VO2 Max
- Penyimpanan internal 130 MB untuk menyimpan musik
- Koneksi TWS (True Wireless Stereo)
- Kompas, altimeter, dan barometer
- Akurasi data yang cukup baik
- Garansi resmi satu tahun
- Daya tahan baterai yang awet
Perbandingan dengan Kompetitor
Candra menegaskan bahwa Supercalla MG5 masih menjadi pilihan utama selama harganya masih di bawah Rp1 juta. Namun, jika harga menyentuh Rp1,2 juta hingga Rp1,3 juta, ia menyarankan beralih ke Amazfit Bip 6 atau Huawei Fit 4.
“Kalau sudah nyentuh satu jutaan 200, satu juta 300, mending beli Amazfit Bip 6 atau Huawei Fit 4. Tapi Bip 6 juga sudah sold out sih. Jadi ya, kalau sudah nyentuh satu jutaan, not recommend,” tambahnya.
Dengan kata lain, di kisaran harga Rp900 ribuan, Supercalla MG5 masih menjadi opsi paling masuk akal. Apalagi, kompetitor langsungnya seperti Amazfit Bip 6 sudah tidak tersedia di pasaran.
Kesimpulan
Supercalla MG5 cocok untuk pengguna yang membutuhkan smartwatch dengan fitur olahraga tingkat lanjut seperti VO2 Max, interval running, dan penyimpanan musik internal, tetapi memiliki anggaran terbatas. Kenaikan harga Rp70 ribu tidak mengubah posisinya sebagai smartwatch superlengkap di bawah satu jutaan.
Bagi yang ingin membeli, sebaiknya segera ambil keputusan sebelum harga berpotensi naik lagi akibat fluktuasi nilai tukar atau perubahan biaya produksi.